10 Skill Profesional Procurement yang Wajib Dikuasai

beralih ke eprocurement

Dalam dunia bisnis yang dinamis, profesional pengadaan memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan operasional perusahaan. Mereka tidak hanya bertanggung jawab atas proses pembelian barang dan jasa, tetapi juga memastikan bahwa pengadaan tersebut efisien, efektif, dan sesuai dengan standar etika dan hukum yang berlaku. Berikut adalah beberapa skill profesional procurement yang wajib dikuasai untuk menunjang karier Anda.

Baca Juga: Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill dalam Dunia Pekerjaan

Skill Profesional Procurement yang Wajib Dikuasai

1. Negosiasi Kontrak

indirect procurement

Keterampilan negosiasi kontrak merupakan salah satu aspek penting yang harus dikuasai. Keterampilan ini meliputi persiapan yang menyeluruh, komunikasi yang efektif, dan kemampuan untuk membangun hubungan kerja yang baik dengan pemasok.

Profesional pengadaan harus mampu menganalisis tren pasar, dinamika harga, dan penawaran pesaing untuk menegosiasikan kontrak yang menguntungkan. Terlebih, kemampuan untuk menetapkan tujuan yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan terikat waktu (SMART) sangat penting dalam mencapai hasil negosiasi yang sukses.

2. Skill Profesional Procurement, Analisis Risiko

Kemampuan analisis risiko merupakan salah satu keterampilan kunci yang harus dikuasai oleh para profesional. Analisis risiko membantu dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengelola potensi risiko yang dapat mempengaruhi operasi dan kinerja perusahaan.

Profesional yang mahir dalam analisis risiko dapat mengoptimalkan alokasi sumber daya, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan keberlanjutan pasokan dengan meminimalisir dampak negatif dari risiko yang tidak terduga.

3. Kemampuan Komunikasi

Kemampuan komunikasi memang merupakan salah satu keterampilan kunci yang harus dikuasai oleh profesional di bidang pengadaan atau procurement.

Komunikasi yang efektif tidak hanya penting dalam negosiasi kontrak dan membangun hubungan dengan pemasok, tetapi juga dalam berkoordinasi dengan tim internal dan pemangku kepentingan lainnyP

Pemahaman yang baik tentang produk dan pasar, kemampuan analisis dan evaluasi, serta keterampilan manajemen kontrak juga sangat penting dalam profesi ini.

Baca Juga: 5 Skill yang Harus Dimiliki Fresh Graduate

4. Pemahaman Hukum dan Kepatuhan

Memahami hukum dan kepatuhan merupakan salah satu keterampilan kunci bagi profesional pengadaan. Keterampilan ini melibatkan pengetahuan mendalam tentang regulasi yang berlaku, serta kemampuan untuk memastikan bahwa semua proses pengadaan berjalan sesuai dengan standar hukum yang ditetapkan.

Profesional pengadaan harus mampu mengelola risiko dan memastikan keberlanjutan dalam setiap keputusan pembelian, yang tidak hanya mendukung operasi bisnis tetapi juga memperkuat integritas dan reputasi perusahaan.

5. Manajemen Waktu dan Proyek

mitos procurement

Freepik.com

Dalam dunia procurement profesional, kemampuan manajemen waktu dan proyek merupakan dua keterampilan kunci yang harus dikuasai. Manajemen waktu memungkinkan para profesional untuk mengatur dan memprioritaskan tugas-tugas penting, memastikan bahwa setiap aspek dari proses pengadaan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Sementara itu, manajemen proyek memastikan bahwa semua elemen dari proses pengadaan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, terkoordinasi dengan baik untuk mencapai hasil yang optimal. Kedua keterampilan ini, ketika dikuasai dengan baik, dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan sumber daya organisasi.

6. Keterampilan Teknologi

Dalam dunia procurement profesional, penguasaan keterampilan teknologi menjadi sangat penting. Hal ini mencakup kemampuan untuk menggunakan dan memahami sistem pengadaan elektronik, analisis data, serta alat-alat digital yang mendukung efisiensi proses pengadaan.

Seiring dengan perkembangan teknologi, profesional di bidang ini juga harus terus belajar dan beradaptasi dengan alat dan platform baru yang dapat membantu dalam negosiasi, analisis biaya, dan pengelolaan risiko. Keterampilan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga transparansi dan kepatuhan dalam proses pengadaan.

7. Pemikiran Strategis

Pemikiran strategis merupakan salah satu keterampilan kunci bagi profesional di bidang pengadaan atau procurement. Keterampilan ini melibatkan kemampuan untuk merencanakan, menganalisis, dan mengimplementasikan strategi pengadaan yang efektif untuk memenuhi kebutuhan organisasi.

Selain itu, pemikiran strategis juga mencakup kemampuan negosiasi, analisis biaya, dan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip procurement seperti transparansi, efisiensi, dan kepatuhan hukum. Profesional yang memiliki keterampilan ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional dan keberhasilan finansial perusahaan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membuat Prioritas Tugas dalam Pekerjaan?

8. Kemampuan Analitis

Kemampuan analitis memang merupakan salah satu keterampilan kunci dalam bidang procurement. Profesional di area ini harus mampu menganalisis data, menilai risiko, dan mengevaluasi pemasok potensial dengan cermat.

Tak hanya itu, keterampilan seperti negosiasi yang efektif, pemahaman mendalam tentang analisis biaya, dan kemampuan komunikasi yang kuat juga sangat penting. Dengan menguasai keterampilan ini, seorang profesional procurement dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi dan keberhasilan operasional perusahaan.

9. Adaptasi

Dalam dunia procurement profesional, adaptasi merupakan keterampilan kunci yang harus dikuasai. Hal ini mencakup kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pasar, teknologi, dan kebijakan perusahaan.

Lebih lanjut, keterampilan lain seperti negosiasi, analisis biaya, dan manajemen relasi juga sangat penting untuk memastikan proses pengadaan barang dan jasa berjalan efisien dan efektif. L

10. Kepemimpinan

Kepemimpinan merupakan salah satu keterampilan kunci bagi profesional di bidang pengadaan atau procurement. Seorang staff procurement harus mampu mengelola data, berkoordinasi dengan tim lain, dan memimpin proses pengadaan dengan efektif.

Kemampuan ini penting karena tugas mereka sering melibatkan pengambilan keputusan strategis, negosiasi kontrak, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, pengembangan skill kepemimpinan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesuksesan operasional perusahaan.

Profesional pengadaan yang sukses adalah mereka yang terus mengasah keahlian ini dan tetap up-to-date dengan perkembangan terbaru di bidangnya. Dengan demikian, mereka dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi organisasi mereka dan memajukan karir mereka dalam bidang pengadaan.

Referensi: