4 Perbedaan Procurement dan Purchasing

Perbedaan Procurement dan Purchasing

Procurement dan Purchasing merupakan dua istilah yang saling berkaitan namun keduanya memiliki perbedaan. Perbedaan procurement dan purchasing terletak dari prosesnya.

Procurement adalah proses pengadaan barang dan jasa dari pihak ketiga atau vendor. Sementara, purchasing adalah rangkaian proses membeli barang dan jasa.

Kegiatan procurement butuh informasi yang lengkap misalnya detail dari barang dan jasa yang dipesan, track record dari vendor, dan budget yang dimiliki. Sementara, purchasing adalah kegiatan yang lebih sederhana karena melibatkan tugas seperti menerima, membeli, memesan, dan melunasi pembayaran.

Selain itu, ada banyak lagi perbedaan procurement dan purchasing, berikut adalah penjelasannya.

Tujuan Akhir Procurement dan Purchasing

Perbedaan procurement dan purchasing yang paling jelas ada di tujuan akhir. Tujuan akhir procurement adalah mengidentifikasi kebutuhan dan memenuhi kebutuhan perusahaan.

Proses pengadaannya membutuhkan informasi lengkap mengenai apa saja kebutuhan dari sumber daya yang dimiliki, kemampuan finansial, dan kebutuhan perusahaan. Ini bertujuan supaya proses pengadaan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan.

Sementara, purchasing tujuannya adalah membeli barang dan jasa bagi perusahaan. Sehingga tim purchasing bertugas melakukan pembelian ke vendor dan butuh negosiasi dalam mengatur pengeluaran perusahaan. Negosiasi yang bagus membuat purchasing bisa membeli barang dan jasa dengan harga yang lebih murah namun kualitasnya tetap sesuai kebutuhan.

Baca Juga: 6 Tips untuk Mendorong Procurement yang Berkelanjutan

Perbedaan Procurement dan Purchasing dalam Menilai Barang dan Jasa

Perbedaan Procurement dan Purchasing dalam Menilai Barang dan Jasa

Procurement dan purchasing juga bisa dibedakan dari cara mereka memandang barang dan jasa. Tim procurement akan lebih mengutamakan kualitas dan nilai dari barang atau jasa tersebut dibandingkan harganya. 

Sementara, purchasing lebih fokus ke harga dibandingkan kualitas dari produk. Selama spesifikasi dasar dari barang dan jasanya sudah sesuai kebutuhan, maka faktor lainnya yang tidak esensial seperti nama brand tidak begitu diperhatikan.

Waktu Kerjanya

Waktu Kerjanya

Procurement bekerja dari proses awal hingga akhir. Jadi, tim procurement memantau semua proses pengadaan untuk memperoleh barang dan jasa yang dibutuhkan perusahaan. Sementara, purchasing hanya terlibat saat pembelian dan pembayaran barang dan jasa saja.

Nah, perbedaan procurement dan purchasing juga bisa dilihat dari keterlibatannya. Kalo procurement bekerja dari pengenalan kebutuhan, memproses pengadaan, membuat dan menutup kontrak pembelian, lalu melakukan pencatatan.

Sementara, purchasing hanya bertugas ketika pemesanan, pengiriman, lalu pembayaran saja.

Baca Juga: Menjembatani Kesenjangan antara Procurement dan Marketing

Hubungan dengan Vendor

Perbedaan Procurement dan Purchasing dalam Hubungan dengan Vendor

Untuk menjaga hubungan yang baik dengan vendor, maka procurement akan fokus membangun hubungan dalam jangka panjang. Hubungan yang baik ini diharapkan bisa memudahkan proses pengadaan di kemudian hari. 

Procurement juga berharap punya hubungan baik dan jangka panjang dengan vendor sehingga bisa membuat harga barang dan jasa jadi lebih murah. Atau bisa juga dapat keringan pelunasan atau termin yang lebih panjang.

Berbeda dengan purchasing yang lebih fokus pada hubungan jangka pendek dengan vendor. Tim purchasing fokus melakukan transaksi secara lebih efisien sehingga tidak peduli dengan pengembangan hubungan jangka panjang dengan vendor. Hubungan purchasing dan vendor hanya bersifat transaksional atau saat pembelian saja.

Baca Juga: 10 Skill Profesional Procurement yang Wajib Dikuasai

Setelah memahami perbedaan procurement dan purchasing, sekarang saatnya buat Anda menentukan pilihan. Kira-kira mana yang dibutuhkan bagi perusahaan Anda?

Sejatinya kedua pekerjaan ini sama-sama memiliki peran yang penting dalam sebuah perusahaan sehingga Anda tinggal memilih salah satu yang paling cocok.

Namun sebelum memilih, pastikan Anda sudah meriset sesuai dengan kebutuhan perusahaan ya. Jika masih bingung, maka Anda bisa berkonsultasi langsung dengan ProcurA.

Referensi:

https://www.procurify.com/blog/procurement-vs-purchasing/

https://kissflow.com/procurement/procurement-vs-purchasing/

https://tipalti.com/procurement-hub/procurement-vs-purchasing/