Strategi Memilih Supplier yang Tepat

Di dunia bisnis, supplier merupakan hal penting yang menentukan keberhasilan produk atau jasa yang ditawarkan. Hal ini mengingat bahwa supplier adalah pihak yang menyediakan bahan baku, barang, atau jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk menjalankan operasinya. Memilih supplier yang tepat bisa jadi langkah strategis yang harus dilakukan oleh setiap pengusahaan sehingga meningkatkan kualitas, efisiensi, dan profitabilitas bisnisnya. Pada artikel ini akan dibahas lebih lanjut tentang tips dan strategi memilih supplier yang tepat, apa saja?

Baca Juga: 6 Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Proses Eprocurement

Mengapa Menyeleksi Supplier Penting?

Menyeleksi supplier adalah salah satu langkah penting dalam menjalankan bisnis. Supplier adalah pihak yang menyediakan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk memproduksi atau menjual produk atau layanan kepada pelanggan. Supplier yang berkualitas dan terpercaya dapat memberikan banyak manfaat bagi perusahaan, seperti:

  • Menjamin ketersediaan barang atau jasa yang dibutuhkan dengan tepat waktu, jumlah, dan kualitas.
  • Meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan dengan mengurangi biaya, risiko, dan masalah operasional.
  • Meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan dengan menyediakan produk atau layanan yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan mereka.
  • Meningkatkan reputasi dan citra perusahaan di mata pelanggan, mitra, dan kompetitor.

Strategi Memilih Supplier yang Tepat

1. Tentukan Kebutuhan Bisnis Anda

Tips pertama, sebelum mencari supplier, Anda harus mengetahui dengan jelas apa saja kebutuhan bisnis Anda, seperti jenis, jumlah, frekuensi, dan waktu pengiriman bahan baku atau barang yang dibutuhkan. Hal ini akan memudahkan Anda untuk menyaring supplier yang sesuai dengan kriteria Anda.

2. Lakukan Riset Pasar

Setelah itu, Anda bisa menentukan kebutuhan bisnis Anda, Anda harus melakukan riset pasar untuk mencari tahu siapa saja supplier potensial yang ada di pasar. Anda dapat menggunakan berbagai sumber informasi, seperti internet, media sosial, majalah bisnis, pameran dagang, asosiasi industri, atau rekomendasi dari rekan bisnis. Anda juga dapat menghubungi langsung supplier yang menarik minat Anda untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

3. Strategi Memilih Supplier yang Tepat, Bandingkan Penawaran dari Berbagai Supplier

Usai mendapatkan daftar supplier potensial, langkah berikutnya ialah Anda harus membandingkan penawaran dari masing-masing supplier, seperti kualitas produk atau jasa, harga, syarat pembayaran, garansi, layanan purna jual, dan lain-lain. Anda dapat meminta quotation atau penawaran resmi dari supplier untuk mempermudah proses perbandingan.

Baca Juga: Ini Jobdesk Purchasing dan Procurement, Jangan Tertukar!

4. Evaluasi Kinerja dan Reputasi Supplier

Langkah, keempat, selain membandingkan penawaran, Anda juga harus mengevaluasi kinerja dan reputasi supplier dari berbagai aspek, seperti pengalaman, kapasitas produksi, sertifikat kualitas, testimoni pelanggan, tanggung jawab sosial dan lingkungan, dan lain-lain.

Anda dapat melakukan kunjungan lapangan ke lokasi supplier untuk melihat langsung proses produksi dan manajemen mereka. Anda juga dapat meminta referensi dari pelanggan lain yang pernah bekerja sama dengan supplier tersebut.

5. Negosiasi Kontrak Kerjasama

Setelah menemukan supplier yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, langkah selanjutnya adalah menegosiasi kontrak kerjasama dengan supplier tersebut. Kontrak kerjasama adalah dokumen hukum yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak dalam hubungan bisnis.

Kontrak kerjasama harus mencakup hal-hal penting seperti spesifikasi produk atau jasa, harga, syarat pembayaran, waktu pengiriman, garansi, klaim, sanksi, dan lain-lain. Kontrak kerjasama harus dibuat secara jelas dan rinci agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau konflik di kemudian hari.

6. Strategi Memilih Supplier yang Tepat, Bangun Hubungan Jangka Panjang dengan Supplier

Setelah kontrak kerjasama ditandatangani oleh kedua belah pihak, Anda harus menjaga dan membangun hubungan jangka panjang dengan supplier Anda. Hubungan yang baik dengan supplier akan memberikan banyak manfaat bagi bisnis Anda, seperti kemudahan dalam berkomunikasi, fleksibilitas dalam bertransaksi, kesempatan untuk mendapatkan diskon atau insentif, serta peningkatan kualitas dan inovasi produk atau jasa.

 

Demikianlah beberapa strategi memilih supplier yang tepat untuk bisnis Anda. Dengan memilih supplier yang tepat, Anda dapat meningkatkan daya saing dan pertumbuhan bisnis Anda di pasar.

Referensi:

https://foodizz.id/artikel/6-tips-memilih-supplier-di-dalam-supply-chain-management

https://www.talenta.co/blog/tips-memilih-supplier/