5 Hard Skill dan Soft Skill yang Penting untuk Procurement

Attitude Baik dalam Dunia Pekerjaan

Dalam dunia pengadaan atau procurement, memiliki keterampilan yang tepat adalah kunci untuk mencapai kesuksesan. Keterampilan keras atau hard skills merupakan aspek penting yang membantu profesional di bidang ini untuk menavigasi kompleksitas dan tantangan yang ada. Berikut adalah lima hard skill penting yang harus dimiliki oleh setiap profesional procurement.

Baca Juga: Apa Saja Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Procurement?

5 Hard Skill yang Penting untuk Procurement

mitos procurement

Freepik.com

1. Manajemen dan Analisis Risiko

Kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko dalam rantai pasokan sangat krusial. Profesional procurement harus mampu melakukan analisis risiko yang komprehensif untuk memastikan kelancaran operasional dan keberhasilan organisasi.

2. Hard Skill Berupa Negosiasi

Keterampilan negosiasi yang kuat memungkinkan profesional procurement untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Hal ini melibatkan kemampuan mendengarkan yang efektif dan bertanya pertanyaan yang tepat untuk memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama.

3. Pemahaman Hukum Kontrak

Memahami aspek hukum dari kontrak sangat penting. Profesional harus dapat menyusun, menilai, dan menegosiasikan kontrak dengan cara yang melindungi kepentingan organisasi mereka.

4. Keterampilan Analitis

Keterampilan analitis memungkinkan profesional untuk mengumpulkan, mengorganisir, dan menganalisis data yang relevan dengan proses pengadaan. Ini termasuk penilaian kinerja pengadaan, perilaku pemasok, dan faktor-faktor penting lainnya yang mempengaruhi proses pengadaan.

5. Hard Skill Pengelolaan Hubungan

Kemampuan untuk mengelola hubungan baik dengan internal maupun eksternal adalah kunci. Ini termasuk membangun dan memelihara hubungan kerja yang kuat dengan pemasok dan pemangku kepentingan lainnya.

Keterampilan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengadaan, tetapi juga membantu dalam pengembangan karir profesional di bidang ini. Dengan mengasah hard skills ini, profesional procurement dapat memastikan bahwa mereka memberikan nilai tambah yang signifikan bagi organisasi mereka dan berkontribusi pada keberhasilan jangka panjang.

Baca Juga: 10 Tahapan Siklus Procurement

Selain Hard Skill, 10 Soft Skill Juga Harus Dikuasai

1. Selain Hard Skill, Soft Skill Kemampuan Komunikasi Juga Harus Diperhatikan

Komunikasi yang efektif adalah kunci untuk memastikan bahwa semua pihak memahami kebutuhan dan ekspektasi. Ini termasuk kemampuan untuk mendengarkan secara aktif, menyampaikan informasi dengan jelas, dan menyesuaikan gaya komunikasi untuk berbagai audiens.

2. Kemampuan Negosiasi

Meskipun juga dianggap sebagai hard skill, negosiasi memerlukan pemahaman mendalam tentang psikologi manusia dan kemampuan untuk membina hubungan yang baik, yang merupakan bagian dari soft skills.

3. Kemampuan Manajemen Waktu

Mengelola waktu dengan efisien memungkinkan profesional procurement untuk memenuhi tenggat waktu dan mengelola beberapa proyek dengan sukses.

4. Kemampuan Berpikir Strategis

Berpikir strategis membantu dalam merencanakan dan mengimplementasikan proses pengadaan yang efektif, serta dalam mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang baru.

5. Tak Hanya Hard Skill, Soft Skill Kemampuan Adaptasi

Dunia bisnis yang cepat berubah membutuhkan profesional yang dapat beradaptasi dengan perubahan dan tetap efektif dalam berbagai situasi.

6. Kemampuan Manajemen Konflik

Konflik tidak terhindarkan, tetapi cara seorang profesional menanganinya dapat membuat perbedaan besar dalam hasil akhir.

7. Kemampuan Kerjasama Tim

Bekerja dengan tim yang terdiri dari individu dengan latar belakang yang beragam membutuhkan kemampuan untuk bekerja sama dan mencapai tujuan bersama.

8. Kepemimpinan

Kepemimpinan yang efektif tidak hanya tentang mengelola tim, tetapi juga tentang menginspirasi dan memotivasi anggota tim untuk memberikan yang terbaik.

9. Kemampuan Analisis dan Pemecahan Masalah

Menghadapi tantangan dan menemukan solusi yang inovatif adalah bagian penting dari pekerjaan sehari-hari dalam procurement.

10. Fleksibilitas dan Ketahanan

Kemampuan untuk tetap tenang di bawah tekanan dan fleksibel dalam menghadapi hambatan adalah kualitas yang sangat dihargai.

Mengembangkan dan mempertajam soft skills ini dapat membantu profesional procurement tidak hanya dalam negosiasi dan pengambilan keputusan, tetapi juga dalam membangun hubungan yang kuat dengan pemasok dan pemangku kepentingan lainnya.

Referensi: